Tampilkan postingan dengan label Udara Dan Ruang Angkasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Udara Dan Ruang Angkasa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Maret 2011

6. Bagaimana seandainya saya pergi ke planet mars selama 1 tahun, berapa banyak makanan dan minuman yang harus saya bawa untuk bertahan hidup?

Untuk menjawab dan mengulas pertanyaan diatas, pertanyaan berikut ini, "Berapa banyak orang makan selama 2 tahun?" perlu dijawab terlebih dahulu. perjalanan ke planet mars diperkirakan memakan waktu 6 bulan unutk berangkat, dan memerlukan waktu 6 bulan untuk kembali ke bumi. Jadi jika kamu memang merencanakan untuk tinggal selama 1 tahun di planet Mars untuk melaksanakan penelitian  kamu akan memerlukan waktu 2 tahun berikut perjalanan pulang pergi.
Pria yang mempunyai berat 200 pon dan sedang melakukan latihan fisik memerlukan makanan harian sebagai berikut:
  • 2500 gram kalori
  • 83 gr lemak
  • 60 gr protein
  • 25 gr serat
  • Bermacam-macan vitamin dan mineral
Sebaliknya, wanita biasanya akan membutuhkan lebih sedikit kalori dibanding seorang pria. Kita dapat berasumsi bahwa makanan dapat ditambah dengan vitamin dan mineral (baik yang dicampur maupun dalam bentuk tablet). Jadi, jika ada lagi kekhawatiran tentang perbedaan pria dan wanita. Masalahnya tinggal pada kalori, protein, lemak, dan serat kasar.
Apabila kamu ingin menjadi seorang minimalis, kamu bisa mendapatkan kalori dari gula putih, lemak dari minyak sayur, protein dari bubuk protein, dan serat dari dedak.
Berdasarkan uraian tersebut dapat dikatakan bahwa   setiap orang dalam 2 tahun perjalanan menuju planet Mars membutuhkan bahan makanan sebagai berikut:
  • 274 kg (602 pon) gula
  • 60 kg (133 pon) minyak sayur
  • 43 kg (96 pon) protein
  • 18 kg (pon) serat
Apabila campuran bahan-bahan tersebut dibentuk menjadi lempengan, kamu akan mebutuhkan kira-kira 400 kg atau 880 pon makanan untuk setiap orang aga bisa bertahan hidup selama 2 tahun di planet Mars.
Pada Hampir pada semua Misi-misi luar angkasa kebutuhan lain yang diperlukan adalah air, air bukanlah menjadi masalah kerena air merupakan hasil samping dari pembuatan listrik dalam sel-sel bahan bakar. Para ahli gizi hanya menganjurkan untuk minum 8 gelas sehari, misalnya untuk seseorang yang sangat mudah haus, jadi untuk bertahan hidup selama 2 tahun di planett Mars seseorang akan memerlukan 456 galon air (Nomor yang sangat cantik "456")  

Tunggu Update berikutnya  " Bagaimana Seandainya Kita Membangun Sebuah Koloni di Bulan?"


Bisnis Online Daftar Gratis Bonus jutaan Rupiah
Bejubel Market Place Terbaik Indonesia
Voucher Hotel Murah di RajaKamar.Com
Read More----->

Minggu, 13 Maret 2011

5. Bagaimana seandainya seorang astronot melepaskan burung di ruang angkasa? Dapatkan burung tersebut terbang?

Hal yang paling menarik tentang pesawat ruang angkasa atau stasiun ruang angkasa yang mengorbit bumi adalah tidak adanya berat. Ini menarik  ketidakadaan berat membuat siapaun dapat terbang. Seseorang dengan mudah melompat dari satu dinding dan dapat terbang lurus  kesisi yang berbeda dari sebuah pesawat ruang angkasa tanpa menggerakkan apa pun. jika kamu pernah melihat astronot bermain didalam pesawat ruang angkasa tampak menyenangkan.
Jadi, apa yang terjadi pada seekor burung di stasiun  ruang angkasa? Tidak seorangpun pernah sungguh-sungguh ingin mencobanya. Mungkin karean masalah keselamatan burung tersebut. Akan tetapi, jika kamu memasuki ruang terbuka yang besar di stasiun ruang angkasa dan melepaskan burung tersebut, apa yang akan dilakukan burung tersebut?
Coba, kita bandingkan dengan apa yang dilakukan burung tersebut jika terbang di bumi. ia akan mengepakkan sayapnya dengan cepat ketika akan terbang. Agar bisa bertahan di udara, ia juga akan mengepakkan sayapnya dengan cepat dan mengurangi kecepatannya ketika akan menukik atau turun. Beberapa burung, seperti elang, sangat pandai terbang di udara. Elang dapat bertahan di udara dalam jangka waktu   yang lama tanpa mengepakkan sayapnya.
Di ruang angkasa, seekor burung akan melakukan hal yang sama untuk terbang. Akan tetapi, burung membutuhkan kepakan berkali-kali ketika akan terbang, dan akan meningkatnya kecepatan terbang ketika akan mendarat. Ketika terbang di luar angkasa, burung akan segera meluncur kedepan. Burung tidak harus  mengeluarkan kekuatan selama terbang karena gravitasi tidak akan menariknya turun.
Keuntungan burung dibandingkan astronot di ruang angkasa adalah burung memiliki sayap. Di stasiun ruang angkasa, sayap dan ekor burung    

masih bisa bekerja dengan baik. Jadi, burung bisa berbalik, meluncur, dan mengurangi kecepatan pada saat mereka terbang. Astronot tidak dapat melakukan hal seperti ini. Sekali astronot meluncur, cenderung melayang lurus, hingga menabrak sisi lain dari stasiun ruang angkasa tersebut.
Burung  memiliki keseimbangan yang luar biasa ketika terbang di satsiun ruang angkasa. Mereka menggunakan sayap dan ekornya dengan tepat untuk mengontrol terbangnya meskipun harus menyesuaikan disi menyeimbangkan dengan ketiadaan berat yang mereka miliki.
Berkaitan dengan keadaan tersebut, muncul pertanyaan baru sebagai berikut. Apakah seekor burung cukup pintar menyesuaikan diri dilingkungan yang mempunyai gravitasi nol? atau apakah dengan gravitasi nol secara naluri burung tidak harus menyesuaikan diri?  Burung memang sungguh cerdas sehingga peluang menyesuaikan diri akan lebih besar hanya dengan memberikan latihan.

Baca Artikel berikutnya " Bagaimana seandainya saya pergi ke planet mars selama 1 tahun, berapa banyak makanan dan minuman yang harus saya bawa untuk bertahan hidup?"



Bisnis Online Daftar Gratis Bonus jutaan Rupiah
Bejubel Market Place Terbaik Indonesia
Voucher Hotel Murah di RajaKamar.Com
Read More----->

Sabtu, 12 Maret 2011

4. Bagaimana seandainya seorang astronot berjalan-jalan di ruang angkasa tanpa pakaian ruang angkasa?

Pakaian yang dipakai astronot untuk berjalan-jalan diluar angkasa dari pesawat dan dari stasiun ruang angkasa Internasional (International Space Station) disebut Extravehicular Mobiliry atau EMU. Pakaian ruang angkasa ini memungkinkan astronot bisa  berjalan-jalan berkeliling di luar angkasa dengan aman seperti layaknya berjalan-jalan di bumi. Pakaian ruang angkasa menyediakan hal-hal berikut ini.



1. Atmosfer bertekanan
  • Pakaian ruang angkasa menyediakan tekanan udara untuk mejaga cairan tubuh astronot agar tetap dalam keadaan cair. Dengan kata lain, untuk menjaga cairan tubuh agar tidak mendidih atau memanas. Tekanan dalam pakaian ini lebih rendah dibandingkan tekanan udara normal di bumi (4,3 sebanding dengan 14,7 per inci kuadrat) sehingga pakaian tersebut tidak menggelembung dan fleksibel.
2. Oksigen
  • Pakaian ruang angkasa harus menyediakan oksigen murni akibat tekanan rendah. Pada tekanan rendah, udara  normal 78% nitrogen, 21% Oksigen, dan 1% gas-gas lain) akan membahayakan karena konsentrasi oksigen dalam paru-paru dan darah rendah.
3. Suhu yang tetap
  • Untuk menanggulangi suhu yang sangat berbeda diruang angkasa, pakaian ruang angkasa kebanyakan disekat dengan lapisan-lapisan dari kain(Neoprene, Gore-Tex, Dacson) dan ditutup dengan lapisan luar yang mempunyai daya pantul (Mylar atau kain putih) untuk memantulkan (merefleksikan) sinar matahari.
4. Perlindungan dari Mikrometeoroid
  • Pakaian ruang angkasa memiliki banyak lapisan dari kain seperti Dacson atau Kevlar yang tahan terhadap benda keras. Lapisan-lapisan tersebut mencegah pakaian sobek akibat benda-benda ruang angkasa.
Ruang angkasa merupakan tempat yang sangat bertentangan dengan bumi. Apabila kamu tidak memakai pakaian luar angkasa dan melangkahkan kaki keluar dari pesawat luar angkasa. seperti pada  International Space Station (stasiun ruang angkasa Internasional ) atau dunia yang memiliki sedikit atau tidak memiliki atmosfer, seperti Bulan atau Mars, maka akibat seperti inilah yang akan terjadi.
  •  Dalam 15 detik kamu akan tidak sadarkan diri karena tidak ada oksigen di tempat tersebut
  • Darah dan cairan-cairan dalam tubuh akan mendidih , kemudian membeku karena disana sedikit bahkan tidak ada tekanan udara.
  • Jaringan-jaringan tubuh (kulit,hati, dan organ-organ dalam lainnya) akan memuai karena cairan tubuh mendidih.
  • kamu akan mengghadapi perubahan suhu yang bertolak belakang.
    • Daerah terkena sinar matahari : 248 0 F (120 0 C)
    • Daerah bayangan:  -148 0 F (-100 0 C)
  • Kamu akan terkena berbagai macam radiasi, seperti sinar kosmis dan partikel bermuatan yang terpancar dari matahari (angin matahari) 
  • Kamu akan ditabrak partikel-partikel kecil seperti debu dan batu-batuan yang bergerak dengan kecepatan tinggi (mikrometeoroid) atau runtuhan benda angkasa luar yeng mengorbit seperti satelit/pesawat luar angkasa.
Tubuh manusia hanya dapat tahan terhadap ruang hampa udara dalam beberapa detik saja. Jadi, seperti pada adegan film 2001 : A Space Odyssey saat Dave terlontar dari ruang pelontar ke ruang hampa udara dan meluncur kedalam stasiun ruang angkasa, itu mungkin saja terjadi. Akan tetapi kejadian tersebut di atas berlangsung hanya beberapa detik saja. Di luar itu situasi akan menjadi memburuk dengan cepat.
Baca Juga artikel berkutnya "Bagaimana seandainya seorang astronot melepaskan burung di ruang angkasa? dapatkah burung tersebut terbang?"

Bisnis Online Daftar Gratis Bonus jutaan Rupiah
Bejubel Market Place Terbaik Indonesia
Voucher Hotel Murah di RajaKamar.Com
Read More----->

3. Bagaimana Seandainya sebuah asteroid atau benda langit menghantam bumi?

Sebuah asteroid  atau benda langit membentur planet bumi kita. Peristiwa ini merupakan bahan cerita fiksi ilmiah.
Banyak film dan buku yang menggambarkan kemungkinan sebuah benda langit menghantam bumi (Deep Impact, Armageddon,, dan lain-lain).
Tabrakan asteroid atau benda langit juga merupakan fakta ilmiah. Lubang di bumi (dan juga bulan) manunjukkan  pada kita tentang sejarah panjang adanya benda-benda besar yang pernah menabrak planet ini. asteroid paling terkenal yang pernah ada adalah asteroid yang mendarat di bumi 65 juta tahun yang lalu. Diperkirakan bahwa asteroid tersebut melemparkan sejumlah uap air dan debu ke atmosfer. Kemudian, uap lembab dan debu tersebut menutupi sinar matahari, menurunkan suhu di seluruh dunia, dan menyebabkan kepunahan dinosaurus.
Jadi, bagaimana seandainya hari ini sebuah asteroid menghantam bumi?
Asteroid apa pun yang jatuh dari langit   memiliki kekuatan luar biasa. Berikut ini contoh perkiraan sebuah asteroid yang akan melawati bumi. Pada tahun 2028. sebuah asteroid 1997 XFII akan mendekati bumi, tetapi hanya melewati saja. Apabila terjadi suatu   perubahan, dan sungguh-sungguh menabrak bumi, akibat   yang ditimbulkan adalah hantaman selebar 1 mil di permukaan bumi degan kecepatan 30.000 mil/jam . Asteroid besar yang melintas sejauh dan secepat itu memiliki kekuatan (perkiraan kasar) sama dengan 1 juta megaton bom. Apabila terjadi, sangat mungkin asteroid seperti ini akan menyapu bersih hampir seluruh bentuk kehidupan yang ada di planet ini. Ah, sungguh peristiwa yang sangat mengerikan!.
sangat sulit membayangkan sebuah kekuatan dahsyat sebesar 1 juta megaton. Jadi, mari kita mencoba membayangkan beberapa asteroid yang berukuran kecil, misalnya, sebuah asteroid sebesar rumah menabrak bumi dengan kecepatan 30.000 mil/jam. Jumlah kekuatannya sama dengan kekuatan bom atom yang jatuh di hirosima. Mungkin  kekuatannya sekiat 20 kiloton. Asteroid  sebesar itu mampu meratakan gedung-gedung beton sampai setangah mil dalamnya dari permukaan tanah dan meratakan struktur bangunan kayu sampai kedalaman 1,5 mil. Asteroid ini akan merusak kota-kota manapun.
Apabila sebuah asteroid sebesar bangunan bertingkat dua puluh (200 kaki menyamping), maka akan memiliki kekuatan yang setara dengan kekuatan bom nuklir terbesar saat ini. yaitu sekitar 25-50 megaton. asteroid sebesar ini akan meratakan bangunan beton sampai sampai kedalaman 5 mil dari permukaan tanah. selanjutnya, akan merusak kota-kota utama Amerika Serikat.
Ketika kamu mampelajari lagi sebuah asteroid berdiameter 1 mil, berarti kamu membayangkan kekuatannya sekitar 1 juta megaton. asteroid sebesar ini memiliki kekuatan 10 kali lebih besar dibandingkan kekuatan yang jatuh di hirosima (Bisa dibayangkan ga Sobat?).  Bahkan, kekuatannya bisa meratakan segalanya hingga kedalaman 100-200 mil dari permukaan tanah. Dengan kata lain, Jika  sebuah asteroid berdiameter 1 mil tiba-tiba jatuh di kota New York, dampak kekuatan yang terjadi akan meratakan seluruh kota bahkan sekecil-kecilnya, mulai dari Washington DC sampai Boston. Selain itu, juga akan menyebabkan kerusakan seluas 1.000 mil lebih. Jumlah debu dan runtuhannya yang berhamburan ke udara akan menutupi sinar matahari dan menyebabkan makhluk hidup di planet ini akan binasa. Apabila Asteroid tersebut mendarat di samudra. akan mengakibatkan gelombang air pasang besar-besaran setinggi beberapa kaki dan akan menghapuskan garis-garis pantai disekitarnya.
Dengan kata lain, jika sebuah asteroid menghantam bumi, maka akan terjadi sebuah bencana yang sungguh mengerikan tanpa mempermasalahkan seberapa besar asteroid itu. Apabila asteroid berdiameter 1 mil, ia akan membinasakan kehidupan yang ada di planet ini. Jadi, marilah kita berdo'a bahwa hal ini tidak akan terjadi sampai kapanpun.

Semoga Artikel ini Bermanfaat sebagai Pengetahuan. Senangnya berbagi Ilmu Pengetahuan.

Baca Artikel Berikutnya "Bagaimana seandainya seorang astronot berjalan-jalan di ruang angkasa tanpa pakaian ruang angkasa?" 


Jika menarik, jangan lupa komentarnya ya...


Read More----->

Jumat, 11 Maret 2011

2. Bagaimana Seandainya seseorang menembakkan senapan ketika berada dalam pesawat terbang?

Banyak Film yang mengisahkan tentang teroris atau pembajak pesawat terbang. Mereka menguasai pesawat terbang dan menembaki dengan membabi buta. Bahkan dalam film Air Force One,  Tokoh presiden menembakkan senapan untuk melawan para teroris, dan para teroris balik menembak. Mungkinkah pesawat akan meledak atau tekanan udara turun setelah peluru menembus dinding pesawat terbang?
Ada empat hal yang mungkin terjadi jika seseorang menembak dalam pesawat.

  • Peluru hanya melubangi dinding pesawat.
  • Peluru mengenai jendela dan memecahkan kaca jendela.
  • Peluru menembus kabel yang tersembunyi di dinding atau lantai pesawat.
  • Peluru Menembus tangki bahan bakar pesawat.
Apabila peluru menembus dinding pesawat tidak akan menimbulkan masalah. Kabin Pesawat terbang telah diberi tekanan dan lubang peluru itu hanya mengakibatkan kebocoran kecil dan sistem tekanan akan mengganti tekanan yang hilang. Satu lubang atau bahkan beberapa lubang tentu tidak akan berpengaruh.
Apabila peluru memecahkan kaca jendela pesawat, keadaan itu baru akan menjadi masalah serius. Ketika jendela pesawat pecah, pesawat akan kehilangan tekanan dalam beberapa detik. karena semua udara di dalam kokpit mengalir keluar melalui kaca jendela yang pecah, banyak benda kecil akan keluar melalui kaca jendela yang pecah tersebut. Apabila seseorang yang duduk di dekat jendela itu tidak segera menutupnya, kemungkinan dia akan tersedot keluar. keadaan ini menjadikan alasan logis mengapa penumpang pesawat terbang diharuskan menggunakan sabuk pengaman.
Pada saat yang sama, hilangnya tekanan kabin pesawat menyebabkan masalah bagi setiap penumpang yang berada didalam pesawat. Misalnya, pesawat Komersial terbang pada ketinggian 30.000 kaki, yaitu terbang lebih sedikit lebih tinggi dibandingkan puncak gunung Everest. Udara pada ketinggian ini sangat tipis sehingga seseorang akan menjadi tidak sadar  sepenuhnya. itulah sebabnya masker oksigen didalam pesawat akan  terjatuh dari panel atap pesawat. Apabila kamu menghadapi situasi semacam ini, segeralah memakai masker. Sementara itu, kamu harus tetap berpikir jernih.
Apabila peluru mengenai kabel (atau yang lebih buruk lagi jika peluru mengenai sesuatu yang penting seperti panel instrumen kokpit) dapat menyebabkan masalah dari yang tak berarti (Berhentinya sarana hiburan) sampai yang berat. Kerusakan tergantung pada apa yang dikenai dan seberapa pentingnya.
Akhirnya, apabila peluru menembus tangki, paling tidak akan menyebabkan kebocoran dan berpotensi  untuk meledak. Pesawat jet komersial menyimpan banyak bahan bakar di sayapnya, tetapi banyak pesawat terbang menyimpan bahan bakar dalam tangki di badan pesawat. Sebagai contoh , Boeing 747 menyimpan ribuan galon bahan bakar dalam badan pesawat.

Dari Uraian di atas, kamu dapat mengetahui menembakkan senapan pada saat berada di dalam pesawat terbang sangat berbahaya.
Baca Artikel Berikutnya "Bagaimana seandainya sebuah asteroid atau benda langit menghantam bumi?"

Read More----->

1. Bagaimana seandainya saya jatuh dari pesawat terbang tanpa parasut?

Kamu tahu bahwa jika kamu terjun dari pesawat terbang tanpa parasut, akan menjadi pengalaman yang sangat mengerikan selama hidupmu. akan tetapi, katakanlah entah bagaimana kejadiannya kamu jatuh dari pesawat tanpa parasut.

Langkah Pertama yang harus kamu lakukan adalah berpikir cepat, Jatuh dari ketinggian 12.000 kaki (kira-kira 2,2 Mil atau 3,6 km), kamu  hanya mempunyai waktu 60 detik sebelum jaruh diatas tanah. pada terjun bebas, bila tangan dan kaki direntangkan , kecepatan jatuhnya kira-kira 125 mil per jam (200km/jam). pada kecepatan ini kamu akan melaju sekitar 12.000 kami dalam 1 menit.

Apabila mengalami hal seperti ini, tindakan pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari daerah yang berair. Jatuh di daerah yang berair tidak akan terasa nyaman dengan kecepatan 125mil/jam. akan tetapi, kamu akan selamat jika air ditempat tersebut cukup dalam, paling tidak 12 kaki (3,6 m) dalam atau lebih. Arahkan jatuhmu ke daerah berair, dan hal itu akan sangan menolongmu, cara ini akan mudah dilakukan jika kamu pernah   belajar terjun ke air dari udara sehingga tahu bagaimana cara mengarahkan, serta cara menyelam didalamnya, terjunlah dengan kaki terlebih dahulu.

Apabila tidak ada daerah berair, kamu perlu mencoba cara yang lain. Misalnya, pengalaman seorang prrajurit dalam Perang Dunia II ini kamu jadikan pelajaran. Orang itu selamat ketika terjun dari pesawat tanpa parasut dari ketinggian kira-kira 18.000 kaki. Dia menjatuhkan diri pada cabang-cabang pohon pinus dan mendarat diatas salju tebal. Jadi kamupun boleh mencari pepohonan dan menjadikan tempat untuk mendarat.

Apabila kamu jatuh didaerah perkotaan dan tidak menemukan kolam renang, pilihanmu berikutnya adalah mencari sebuah benda yang besar untuk mendarat dengan harapan benda itu aka menghentikan jatuhmu. Mendarat di atap rumah, rumah mobil (real Van), atau trailer truk bisa menjadi alternatif yng lain. benda-benda itu tidak keras ketika kamu menghantamnya, dan benda-benda ini akan pecah dan menyerap sebagian energi jatuhmu. Apakah langkah tersebut akan menyelamatkanmu atau tidak, akan menjadi suatu pertanyaan yang sulit dijawab. Oleh karena itu, saya tidak menyarankan kamu mencoba terjun dari udara tanpa parasut, dan berdo'a lah semoga itu tidak pernah terjadi pada kita semua





Bisnis Online Daftar Gratis Bonus jutaan Rupiah
Bejubel Market Place Terbaik Indonesia
Voucher Hotel Murah di RajaKamar.Com
Read More----->